Penyebab Penyakit Kanker Usus

Anda sudah tahu bukan betapa seramnya penyakit kanker? Ya benar, hal ini akan menjadi seram jika kita  sendiri yang menderita penyakit kanker. Lalu mengapa penyakit kanker ini sangat ditakuti oleh masyarakat? Baik disini akan dijelaskan mengapa hal ini menjadi sangat menakutkan. Penyakit kanker merupakan penyakit yang disebabkan karena pertumbuhan sel-sel yang tidak normal di  dalam tubuh. Pertumbuhan abnormal dari sel-sel ini bisa terjadi pada bagian mana saja dalam tubuh kita. Beberapa jenis penyakit kanker adalah, kanker payudara, kanker mulut atau kerongkongan, kanker paru, kanker lainnya. Biasanya penyebab dari penyakit kanker ini muncul adalah dari banyak sumber, namun salah satunya adalah makanan.

the_colon_illustration

Berbicara mengenai makanan, salah satu penyakit kanker yang berhubungan erat dengan masuknya makanan yang tidak sehat di dalam tubuh adalah penyakit kanker usus. Penyebab penyakit kanker usus sendiri memang berkaitan dengan makanan. Makanan yang kurang serat nabati akan menyebakan proses pencernaan menjadi kurang sehat. Makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, protein kolesterol, dan makanan yang mengandung kalori tinggi namun tidak dibarengi dengan makanan serat bisa menimbulkan masalah penyakit kanker usus.

Untuk mencegah penyebab penyakit kanker usus ini menjadi berkembang, sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung serat baik seperti padi, jagung, kentang, jagung, wortel, dan sayuran serta buah lainnya. Untuk membantu melancarkan proses pencernaan juga bisa dibantu dengan mengonsumsi air putih sebanyak 2 liter dalam sehari.

Selain disebabkan karena faktor makanan, penyebab penyakit kanker usus juga bisa disebabkan karena keturunan atau faktor genetic. Selain itu juga faktor resiko yang bisa memicu terjadinya masalah penyakit ini muncul adalah penyakit konstipasi atau sembelit, bisul colitis, dan usia, serta polip yang bisa memperparah terjadinya kondisi kanker usus.

Gejala dari penyakit kanker usus ini adalah :

  1. Perubahan yang terjadi pada proses defekasi atau buang air besar, kadang feses menjadi keras atau sebaliknya dan juga sering mengalami masalah susah buang air besar.
  2. Feses yang disertai dengan darah dan juga lendir
  3. Perut terasa kembuh, lebih penuh dan tegang.
  4. Darah yang keluar berasal dari anus atau dubur
  5. Diare
  6. Bobot badan turun
Posted in Kanker Usus | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Usus Besar

Penyakit kanker usus besar-dubur (kolo-rektal) merupakan kanker yang menyerang daerah usus besar hingga dubur. Perkembangan kanker ini sangat lambat, sehingga sering diabaikan oleh penderita. Pada stadium dini, sering kali tidak ada keluhan dan tidak ada rasa sakit yang berat. Penderita kanker usus jenis ini umumnya datang ke dokter setelah timbul rasa sakit yang berlebihan (stadium lanjut), sehingga pengobatannya menjadi lebih sulit.

Kemungkinan terkena penyakit kanker usus besar-dubur antara pria dan wanita adalah sama besar. Di Indonesia, orang yang sering terserang kanker ini adalah mereka yang berusia sekitar 30 tahun dan sekitar 60 tahun. Meskipun demikian, kanker usus besar dubur bisa mulai menyerang orang pada usia muda sampai usia lanjut. Presentase terbesar serangan kanker ini adalah daerah rektum, yaitu sekitar 56,8%, dubur sekitar 3,7%, usus besar sekitar 35,3%, dan sekum sekitar 4,2%.

Faktor resiko penyebab terjadinya penyakit kanker usus besar adalah :

  1. Faktor keturunan, termasuk riwayat keluarga yang pernah menderita polip usus.
  2. Pernah menderita polip usus.
  3. Pernah menderita radang usus
  4. Pernah menderita kanker payudara atau kanker kandungan.
  5. Pernah menderita kanker usus besar.
  6. Pola makan yang tidak sehat, terutama banyak mengonsumsi lemak dan daging, tidak menyukai sayuran, banyak mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet atau pewarna dan sering mengonsumsi makanan yang dibakar atau dipanggang.

Gejala yang timbul pada setiap stadium dapat berbeda-beda. Berikut beberapa gejala pada kanker usus besar-dubur :
1. Gejala saat stadium dini, diantaranya buang air besar yang bercampur darah dan lendir (bloody stool), serta kebiasaan buang air besar yang berubah-ubah, kadang-kadang tinja sangat encer dan kadang-kadang sulit buang air besar.

2. Gejala saat stadium lanjut sebagai berikut, perut terasa nyeri, kembung, dan tegang, kadang-kadang jika diraba terasa ada benjolan pada perut, nafsu makan menurun, keluar darah dari dubur, tanda-tanda adanya penyempitan dan penyumbatan dari usus besar-dubur seperti susah buang air besar.

Posted in Kanker Usus | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Usus Besar

Kanker usus terjadi berawal dari peradangan usus yang berlangsung lama, seperti radang usus besar sering terjadi karena sembelit (konstipasi), gelisah, atau keguguran. Namun, penyebab utama terjadinya colitis adalah kurangnya zat-zat organik di dalam tubuh yang dapat membantu lancarnya fungsi usus besar. Makanan yang terlalu lama dimasak sehingga berkurangnya zat gizi dalam tiap sayuran yang dimasak yang terdiri atas senyawa-senyawa penting yang telah mati sehingga tidak dapat membangun sel-sel dan jaringan tubuh.

Umumnya penyebab sembelit (usus tersumbat) adalah kekurangan serat dalam makanan. Apabila seseorang hanya makan roti, nasi putih, mentega, telur, daging dll yang sejenis, seratnya akan berkurang. Hal ini membuat pembuangan terhambat. Namun, jika seseorang banyak makan buah dan sayuran segar, pembuangan akan lancar karena terdapat selulosa di dalamnya.

Selain itu sembelit juga bisa terjadi jika usus besar mengalami keracunan. Hal ini menyebabkan kurangnya koordinasi di antara fungsi otot-otot dan urat saraf dari usus besar dengan perut. Pemicunya adalah terlalu sering mengkonsumsi makanan yang sudah diproses atau yang tidak berserat sehingga pergerakan perut atau pembuangan menjadi tidak normal.

Selain itu gemar mengkonsumsi makanan dengan ekstra pedas juga akan semakin memberatkan kerja usus sehingga usus akan mengalami peningkatan zat yang dapat mengakibatkan usus meradang dan terluka.

Posted in Kanker Usus | Tagged , , , , , | Leave a comment

Operasi Kanker Usus

Penyakit kanker usus dapat diobati dengan melakukan pemeriksaan dan pengobatan secara medis yakni dilakukan dengan berbagai pilihan pengobatan yang diantaranya :

1. Pembedahan

Sebagian besar orang yang terkena kanker banyak melakukan pemeriksaan dan pengobatan yang salah satunya dengan tindak operasi, metode operasi yang dilakukan untuk kanker usus ini, seperti :

a. operasi lokal dan polipectomi

Operasi jenis ini umumnya dilakukan jika diketahui kanker usus yang diderita masih masuk dalam stadium awal, kemudian dokter akan menyarankan untuk melakukan tindak operasi pengangkatan jaringan kanker tanpa melakukan sayatan pada perut. Dengan cara memasukkan sebuah alat khusus melalui rektum atau anus menuju usus besar kemudian kanker diangkat. metode operasi ini disebut dengan polipectomi.

b. Bedah usus

Bedah usus ini dilakukan apabila kanker usus telah memasuki stadium awal. Dengan tindak operasi sedikit menyayat perut, kemudian dokter akan membuang bagian usus besar yang terkena kanker dan kemudian usus besar akan disambung kembali. Selain bedah usus, istilah lainnya dengan teknik laparoskopi. Laparoskopi merupakan metode batu yang digunakan untuk operasi kanker usus besar. Namun laparoskopi ini hanya dilakukan pada bebeapa jenis kanker usus besar dan dilihat dari segi penyebab serta stadium kanker yang diderita.

c. Reseksi dan kolostomi

Resesksi dan kolostomi diberikan usai pembedahan atau operasi usus besar dilakukan, karena usai pembedahan usus belum dapat bekerja secara maksimal. Kolostomi merupakan salah satu cara untuk membuang sisa makanan dan kolostomi ini dapat digunakan damapai masa penyembuhan dari pembedahan atau dapat pula digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama atau permanen.

Posted in Kanker Usus | Tagged , , , , | Leave a comment

Sturktur Usus

Usus merupakan tabung tertutup bermula dari jalan keluar lambung sampai otot penutup anus (dubur). Di bagian pertama, usus halus terjadi pencernaan dari apa yang sudah dipersiapkan di lambung. Makanannya sudah dikunyah dan bercampur dengan getah pencernaannya. Sedangkan di bagian kedua, rektum (poros usus) sisa yang telah mengental disimpan sampai cukup untuk dikeluarkan lewat usus.

Usus yang merupakan bagian dari sistem pencernaan makanan yang awal mulanya berasal dari lambung hingga ke anus. Usus memiliki 2 bagian yakni usus kecil dan usus besar (kolon). Pada usus kecil terbagi lagi menjadi beberapa bagian seperti duodenum, jejunum dan ileum. Sedangkan usus besar terbagi menjadi cecum, kolon dan rektum.  

Usus juga dapat mengalami suatu peradangan yaitu vili usus menjadi lebih panjang, dinding usus menebal, dan jumlah jaringan limfatik menjadi lebih banyak.

Peradangan yang terjadi pada usus dapat menyebabkan terjadinya erosi dan ulser di usus. Erosi digunakan untuk menggambarkan hilangnya epitel usus pada fokus tertentu tanpa disertai dengan hilangnya muskularis mukosa. sedangkan istilah ulser digunakan untuk menggambarkan kerusakan epitel sampai muskularis mukosa bahkan lebih tinggi lagi.

Posted in Kanker Usus | Tagged , , , , , | Leave a comment